Tampilkan postingan dengan label wisata Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata Bali. Tampilkan semua postingan

27.4.12

Git-Git Twin Waterfall, Singaraja-Bali



ya itulah namanya, Git-git twin waterfall yang berarti air terjun kembar Git-git. Berlokasi di daerah Singaraja tidak jauh dari air terjun Git-git yang lain. Kalau di banding dengan air terjun di Jawa timur seperti air terjun Madakaripura ( lereng gunung Bromo ) dan Grojogan Sewu ( lereng gunung Lawu ), maka air terjun kembar Git-git ini terbilang kecil. Namun letaknya tak jauh beda yakni di dataran tinggi dan berudara cukup dingin membuat kita betah untuk berlama lama menikmati suasana alam yang ada. Dari parkir di pinggir jalan raya kita masih harus melewati jalan setapak kira kira 300 meter baru kita menjumpai aliran sungai dari air terjun kembar ini. Di dekat pos ada seutas tali tambang yang tergantung di tengah tengah aliran sungai. Banyak pengunjung yang menggunakan tali tambang ini untuk melintas sungai ala Tarzan hingga sampai ke seberang. Cukup menyenangkan dan menegangkan bagi yang belum terbiasa dengan kegiatan outbond ala flying fox gitu. Airnya cukup jernih dan menyegarkan, namun untuk di area air terjun kembar ini tidak ada yang mandi seperti halnya di air terun Git-git yang lain yang letaknya tidak jauh dari situ. Tidak ada salahnya jika menyempatkan diri mampir jika kita ke air terjun Git-git terus ke air terjun kembar ini.

19.4.12

Kintamani-Danau dan gunung Batur, Bangli-Bali


Dari Denpasar kita bisa lewat jalan Tohpati ke Batu Bulan lalu ke Singapadu, Ubud, Payangan dan terus mengikuti jalan (cuma satu jalan utama ) tidak usah belok sampai mentok ketemu pertigaan. Di sana kita sudah sampai Kintamani, sepanjang jalan baik belok kiri maupun kanan kita akan melihat pemandangan danau dan gunung Batur yang indah. Namun untuk menyaksikan keindahan pemandangan danau ini biasanya kita belok kanan karena di sana ada tempat khusus untuk menyaksikannya dan jalur menuju ke danaunya langsung. selain itu juga ada museum gunung berapi. Udaranya cukup dingin apalagi menjelang sore. Di jamin deh bakal betah berlama lama melihat indahnya pemandangan Kintamani ini. Biasanya Kintamani ini menjadi satu paket tour dengan Batu Bulan ( atraksi tari Barong ) Ubud ataupun Gianyar karena merupakan satu jalur. Di sini nampak fotoku bersama anggota teamku dari cabang Bali Galeria ( Wayan Juniari, Asih, Widi, Ketut Rediase ).

Monumen Bajra Sandi Renon, Denpasar


Monumen ini sebenarnya namanya monumen Perjuangan Rakyat Bali namun karena bentuknya yang seperti genta atau Bajra ( bahasa Bali ) maka lebih di kenal dengan monumen Bajra Sandi. Di dalamnya terdapat Fragment atau replika perjuangan rakyat Bali. Monumen ini terletak di sebuah lapangan yang besar, dan mungkin terbesar di Bali. Namun sepertinya wisatawan kurang berminat pada Monumen ini, karena jumlah kunjungan kurang seberapa. Sejauh yang ku lihat sih wisatawan dari asia, entah Jepang, Taiwan, atau Korea ku juga kurang tahu, mukanya hampir sama sih. Lain halnya dengan lapangannya itu sendiri yang biasa di sebut lapangan Niti Mandala Renon. Pada pagi dan sore hari banyak orang berolah raga di sini, dari anak sampai manula. Tak cuma orang yang berolah raga, yang sekedar cuci mata ataupun jual tampang juga banyak. Dan tentu saja orang jual makanan dan minuman juga banyak. terutama jual siomay dan lumpia. Belum lagi

Tanah Lot, Tabanan-Bali

Satu lagi icon Bali, Tanah Lot. Pura yang berada di pinggir laut ini banyak menginpirasi para pelukis maupun fotografer untuk mengabadikan keeksotisan Pura ini. tidak hanya itu, keindahan pura ini banyak tercetak di kaos, baju, tas ataupun aneka suvenir lainnya. Jika kamu ada di sana maka kamu tidak akan membantah pendapat bahwa Pura Tanah Lot memang benar benar indah.
Saat senja datang air laut mengelilingi pura ini, seolah pura ini berada di tengah laut. Namun di pagi hari sampai siang kita bisa berada di sekitar pura bahkan berada di bawah persis tanah yang berongga penyangga pura. Wuihhh... tidak bisa di bayangkan betapa kagumnya melihat keindahan alam yang satu ini. Tidak jauh dari Pura ini ada ular ular yang di anggap suci berada di rongga tebing tepat di seberang Pura yang di jaga oleh penduduk setempat. setahuku cuma ada dua ekor aja sih, berwarna belang belang hitam dan putih.
Selain pura Tanah Lot, juga ada pura lain di dekat sana, yakni pura Batu Bolong. Pura yang berada di atas tebing dan berlobang hingga air laut bebas keluar masuk melewati lobang tebing tersebut. Jika dari pintu gerbang menuju pura Tanah Lot, kita belok ke kanan menaiki taman yang agak menanjak dan akan terlihat pura Batu Bolong.  Menjelang sore hari semakin banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan sunset/matahari terbenam. Seperti biasa, di area wisata pasti banyak orang jualan suvenir, restoran dan para pedagang lain. Makanya jika ada teman atau keluarga ke Bali untuk wisata pasti ku sempatkan untuk mengunjungi pura yang satu ini.

9.1.12

Monkey Forest, Ubud-Bali


Jika orang bertanya di mana monkey forest itu, pasti jawabannya adalah Sangeh wilayah Petang, Badung. Padahal di Bali ini banyak ada monkey forest atau huntan yang banyak monyetnya dan di jadikan obyek wisata. Salah satunya adalah monkey forest Ubud ini. Memang keberadaan monkey forest Sangeh jauh lebih di kenal terutama oleh wisatawan domestik.
Jika anda sedang mengunjungi Puri Sahren Agung Ubud, sempatkan mampir ke Monkey Forest Ubud. Jaraknya cukup dekat, tidak sampai 10 menit bila naik kendaraan bermotor. Suasana nyaman dan udara cukup sejuk di area monkey forest ini. seperti obyek wisata lain, sepanjang jalan dan area dekat monkey forest Ubud ini dipenuhi art shop, baik produk pakaian, ukiran maupun kerajinan tangan lain. Tidak ketinggalan rumah makan dan penginapan berjajar di sepanjang jalan.

Pasar Seni Sukawati, Gianyar-Bali


Dulu pasar seni ini sangat terkenal. Sebab setiap wisatawan pasti akan mencari oleh oleh khas bali di pasar ini. Namun sekarang ini, di Denpasar sudah ada toko Airlangga ( hampir semua pengunjung merupakan wisatawan domestik ), harga barang cukup terjangkau/harga pas dan tidak beda jauh dengan harga di pasar seni Sukawati, selain itu produk yang di jual juga tidak kalah lengkap di banding pasar seni Sukawati. Untuk daerah Badung/Kuta juga ada toko Krisna juga menjual produk serupa namun tokonya merupakan swalayan modern. Namun tidak ada salahnya jika anda ingin berburu oleh oleh khas Bali langsung ke pasar seni Sukawati, tapi dengan syarat anda harus pintar menawar layaknya anda berbelanja di pasar pasar tradisional daerah lain.


Taman Tirta Gangga, Karang Asem-Bali

Istana air ini berbeda dengan istana air taman Ujung. Kalau istana air di taman Ujung berada di ujung pulau atau tepatnya di pesisir pantai, sedang istana air tirta gangga berada di daerah pegunungan. Tak heran jika udaranya sejuk jadi betah untuk berlama-lama tinggal dan menikmati indahnya istana air ini. Istana air ini juga di bangun oleh raja Karang Asem yang sama, yakni Raja Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem pada tahun 1948. Taman Tirta Gangga ini terletak di desa Ababi, kecamatan Abang, kabupaten Karang Asem. Berjarak kurang lebih 5 Km dari kota Amlapura( ibukota Kabupaten Karang Asem ).

1.1.12

Taman Ujung Sukasada, Karang Asem-Bali



Taman Ujung Sukasada.

Kala mentari terbangun dari tidurnya…
Perlahan beranjak dari tilam mega
Dan sibakkan tirai cakrawala

Terbentang indah tuk di pandang
Terapung di atas kolamlah istana
Terdiam dalam sunyi di ujung daratan

Sang saksi peristiwa
Sang saksi masa
Taman ujung Sukasada Karang Asem
                                 Oleh: Ben Adem



Di kenal dengan nama taman ujung sukasada, yang merupakan istana air  masa lalu milik raja terakhir karang asem (  I Gusti Bagus Jelantik ) yang di bangun pada tahun 1919. Terletak pada pesisir pantai  kabupaten karang asem. Di kelilingi tembok warna putih. Gaya bangunan di pengaruhi oleh nuansa Bali, Belanda, dan Cina. Hal ini bisa di lihat  dari pos jaga, jembatan menuju istana dan istana itu sendiri bergaya kolonial. Namun mempunyai ornamen dan relief bergaya Bali. Istana itu sendiri  berada di areal kolam air yang besar, seperti kita jumpai  pada istana di dalam film-film  silat Cina. Induk dari bangunan istana itu terdiri dari beberapa kamar. Yakni kamar tidur raja, kamar anank-anak raja, kamar tempat  pertemuan dengan tamu raja dan beranda.

5.10.11

Puri Saren Agung Ubud, Bali




Puri atau istana ini teletak di kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar provinsi Bali. lokasinya di jantung kota Ubud, tepat di perempatan jalan. Depan puri terdapat pasar tradisional, sedang sebelah kanan terdapat wantilan ( di jawa biasa di sebut joglo, bangunan seperti rumah namun tanpa dinding. Biasa di gunakan untuk petemuan atau pertunjukan sendra tari ) yang biasa di gunakan untuk keperluan masyarakat sekitar. Bangunan puri nampak tua namun masih kokoh dan menyimpan cerita kerajaan Ubud di masa lalu. Pada gambar terlihat bangunan yang lebih tinggi dari tembok puri yakni ada pos penjaga untuk melihat keadaan sekitar namun sekarang sudah tidak di fungsikan lagi. Puri ini masih d tempati oleh kerabat istana/kerajaan Ubud. Putra kedua dari raja Ubud yang terakhir, yakni Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Msi. merupakan bupati Gianyar sekarang yang sebelumnya di jabat oleh seseorang dari kerabat puri Gianyar. gambar gambar yang saya tampilkan tersebut merupakan bagian jaba atau bagian luar dari bangunan inti puri. Pengunjung hanya di perkenankan memasuki area ini saja. Raja

28.9.11

Ajaibnya Air Untuk Melukat Di Desa Sebatu, Tegallalang Gianyar-Bali






jalan menuju tempat pemandian
2 gadis sedang khusuk melukat
tempat pemandian persis di bawah pura kecil ini
Jika kita berkunjung ke kecamatan Tegallalang, kabupaten Gianyar dekat Ubud ( Bali ) untuk melihat indahnya sawah terasering, jangan lupa untuk berkunjung ke pura kawi sebatu. Pura sebatu cukup indah tidak kalah dengan pura Tirta Empul Tampak Siring. Di sana juga ada tempat pemandian untuk melukat. Namun yang ingin saya informasikan adalah tempat melukat lain yang tidak jauh dari pura kawi sebatu ini. Tempat melukat ini bukan tempat wisata sebetulnya, Karena tempat pemandian melukat ini masih terkesan keramat. Jarang sekali ada pengunjung, lain halnya dengan Pura Tirta Empul ataupun Pura Gunung kawi Sebatu kecuali di hari hari tertentu seperti purnama kajeng kliwon ( penanggalan Bali ). Menurut penjaga tempat melukat tersebut di katakan, jika di hari tersebut tempat ini bisa lebih ramai daripada pura Kawi Sebatu ataupun Tirta Empul. Yang buat penasaran adalah tentang berubahnya warna air jika seseorang melukat/mandi di bawah air terjun kecil tersebut. Bilamana dalam diri orang yang mandi tersebut terdapat sesuatu hal yang negatif maka air akan berubah keruh keputihan.

17.9.11

Pasar Burung Satria, Denpasar



Info wisata kali ini berada di kota denpasar, yakni obyek wisata pasar burung kota Denpasar dan biasa di sebut pasar burung Satria karena bersebelahan dengan puri Satria. Sebetulnya saya sendiri juga agak heran, kenapa pasar burung di sebut salah satu wisata kota. Tapi pada kenyataannya pasar tradisionalpun juga di jadikan obyek wisata kota. Mungkin bagi orang orang tertentu merupakan tempat yang menarik untuk di kunjungi. Pasar burung ini terletak di Jl. Veteran. Di pasar ini di jual berbagai hewan walaupun namanya pasar burung. Mulai dari aneka unggas ( ayam, burung, bebek dan lain lain ), reptil ( tokek dan kadal ), ikan hias, kelinci, anjing dan masih banyak lagi yang lain. Di sini juga menyediakan berbagai makanan untuk hewan peliharaan. Tidak ketinggalan perlengkapan untuk hewan peliharaan, seperti kandang, aquarium, tali pengikat anjing dal lain lain.

8.9.11

Pasar Bedugul, Bali


Para Wisatawan pasti tidak akan melewatkan pasar yang satu ini jika mereka berwisata ke kawasan Bedugul, baik di danau ataupun taman rayanya ( terutama wisatawan lokal ). Sayur sayuran di kenal sangat murah. selain itu buah yang paling banyak di tawarkan adalah stowberi yang cukub besar besar buat gemas mulut untuk melahapnya. Selain itu juga banyal di jumpai penjual bunga maupun makanan lain termasuk camilan buat oleh oleh. Udara sekitar pasar yang dingin membuat perut mudah lapar. silahkan anda mampir ke warung warung makanan yang ada di sana. wuiihhh... pasti mantap,

3.9.11

Taman Raya Bedugul, Bali






Nah kalau taman yang satu nih, sudah cukup populer di kalangan masyarakat Bali. Taman raya ini merupakan opsi pertama bagi perusahaan perusahaan yang sedang mengadakan acara bersama/gathering. Karena taman ini sangat luas, dan cocok untuk tempat mengadakan aneka permainan kreatif untuk para karyawan maupun anggota keluarga. Sekali waktu kita akan jumpai beberapa perusahaan, organisasi maupun keluarga mengadakan acara di sana secara bersamaan. karena tempatnya memang memungkinkan untuk menampung banyak orang. Udaranya yang sejuk dan pemandangan yang indah buat kita betah dan asyik melakukan kegiatan secara bersama sama. Taman raya ini berada di perbukitan kabupaten tabanan Bali dekat dengan danau Bratan. Di taman ini banyak di tanami berbagai macam tumbuhan, termasuk tumbuhan langka dan di lindungi.

9.7.11

Air Panas Banjar, Singaraja

Kali ini saya berkunjung ke Sumber mata air panas Banjar. Air dari Sumber mata air ini di percaya bisa menyembuhkan penyakit kulit karena di dalamnya mengandung belerang. Yang membedakan pemandian air panas ini dengan pemandian air panas lain adalah airnya yang berwarna kehijauan , mungkin di karenakan bayaknya lumut di dasar kolam jadi airnya seolah olah berwarna hijau. Pemandian ini di bagi menjadi tiga kolam bertingkat untuk berendam. 
Dulu  Pemerintah Jepang yang membangun dan memanfaatkan sumber mata air Banjar  saat menduduki Negara ini. Dan sampai sekarang masih di manfaatkan oleh warga dan para wisatawan lokal dan asing untuk berendam dan berenang. Di hari hari libur  pemandian ini di padati oleh para pengunjung, terutama pengunjung lokal.

21.6.11

Pantai Kuta, Bali




Kita akan menjumpai  banyak art shop, mini market, kafe, hotel, dan travel agent di sepanjang jalan menuju pantai Kuta. Para wisatawan asing banyak berlalu lalang melintas di jalan raya Kuta ini. Setelah saya sampai di depan pintu Gerbang pantai Kuta, saya belok kanan  mengikuti arah jalan.  Saat berada di depan rumah makan cepat saji Mc Donald, saya menepikan sepeda motor  untuk parkir. Pantai ini berada di sisi kiri jalan. Sedang sebelah kanan jalan di penuhi kafe, hotel, mini market maupun agen perjalanan. Di antaranya ada kafe Hard Rock dan hotel Mercure yang keren. kemudian  saya memasuki areal pantai Kuta. Pemandangan yang cukup indah. Pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar dan cocok untuk para surfer pemula untuk berlatih. Terasa hangat  kulit lenganku saat sinar matahari mulai menyentuhnya dan udara yang sepoi sepoi  menerpa wajahku. kalau pantai Sanur di kenal dengan matahari

16.6.11

Air Terjun Tegenungan, Gianyar-Bali





Kita bisa melihat keindahan air terjun ini dari rumah makan yang ada di area wisata air terjun. Tidak seperti air terjun pada umumnya yang terletak didaerah pegunungan tapi berada di dataran rendah. Jadi kita bisa melihat sungai yang cukup besar  sebagai hulu air terjun ini. tinggi dari air terjun ini sekitar empat meter, jadi tidak begitu tinggi. kalau kita ingin melihat air terjun dari dekat maka kita harus menuruni puluhan anak tangga sebagai jalan menuju kesana. Beberapa penduduk lokal banyak juga yang pergi ke bawah  menuju air terjun ini, di karenakan ada sumber air atau tirtha yang di gunakan utuk keperluan ritual ke agamaan. Namun sayang  di area air terjun ini terlihat ada bekas tanah longsor yang mengurangi keindahan dari air tegenungan ini.  air terjun tegenungan ini berada di desa kemenuh, kecamatan sukawati, kabupaten  gianyar,propinsi Bali, Indonesia.

6.6.11

Kampung Burung Kokokan, Petulu, Gianyar-Bali


Hal unik dari desa ini adalah adanya burung burung bangau berwarna putih yang sangat  banyak di sepanjang jalan desa, terutama pada sore hari banyak sekali burung kokokan. Karena pada sore hari burung burung ini pulang dari mencari makan di tempat lain. Di pohon pohon, halaman rumah warga desa dan sawah terdapat burung bangau ini. Orang bali menyebutnya burung kokokan. Anehnya, burung burung kokokan ini  hanya terdapat di desa Petulu saja. Sedang di luar desa tidak ada burung kokokan ini, kalaupun ada sangat sedikit jumlahnya. hal ini terbukti saat saya keluar dari perbatasan desa Petulu, tak satupun burung ini saya temui di jalan. sama halnya saat saya mau masuk perbatasan desa Petulu, tidak saya jumpai burung burung ini. menurut cerita, dulu desa ini mendapat musibah.

24.5.11

Sawah terasering, Tegallalang, Gianyar-Bali



Kupelankan laju motorku saat mulai kulihat sejumlah mobil dan motor terparkir di sisi kiri jalan. Apalagi lebar jalan hanya bisad lewati oleh dua mobil.Jadi saat sebelah kiri jalan di buat parkir, maka sisa jalan hanya bisa oleh satu mobil saja. Keadaan ini membuat jalanan agak macet. Setelah kulihat ada posisi kosong untuk parkir maka langsung saja kuparkir motorku di sana yang di ikuti oleh teman temanku yang lain(kami bertujuh saat itu). Kutarik nafas panjang, coba rasakan udara sejuk masuki rongga dadaku. ehhmm....segar sekali rasanya. daerah wisata ini memang erletak di daerah perbukitan, jadi gak heran kalau udaranya cukup sejuk. Kulihat wajah teman temanku keheranan kenapa kita berhenti di sini, mau tertawa rasanya kalau kuingat kejadian itu. memang ku tidak bilang sebelumnya, wisata apa yang kita kunjungi saat itu. Lalu kujelaskan bahwa wisata yang kita kunjungi saat itu merupakan persawahan dengan sistem terasering atau bertingkat di daerah perbukitan desa Ceking, kecamatan Tegallalang, kabupaten Gianyar, kurang lebih limabelas menit perjalanan dari pusat daerah Ubud( tepatnya puri Ubud ).